Regulasi Indonesia terkait Izin Tinggal Terbatas Di Masa Pandemi Covid-19

Pemberhentian sementara pemberian visa kunjungan gratis dan visa kunjungan saat kedatangan berlaku bagi WNA yang dikenai visa kunjungan gratis yang tercantum dalam lampiran Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2016.

Penghentian sementara pemberian visa kunjungan gratis dan visa kunjungan saat kedatangan juga berlaku bagi WNA yang dikenai visa kunjungan on arrival sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 39 Tahun 2015 tentang Perubahan Kesembilan atas PP tersebut. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-01.GR.01.06 Tahun 2010 tentang Visa Kunjungan Saat Kedatangan.

Penangguhan sementara pemberian visa kunjungan gratis dan visa kunjungan saat kedatangan berlaku kecuali bagi awak sarana pengangkut yang datang dengan menggunakan sarana pengangkutnya.

Peraturan mengenai pengecualian visa diplomatik dan visa resmi dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri.

Baca juga : Ketentuan Izin Tinggal Terbatas di Indonesia

Visa dan izin tinggal terbatas sebagaimana dimaksud di atas harus mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal Imigrasi dan harus memiliki Penjamin, di bawah ini adalah dokumen tambahan yang diperlukan dalam proses Persetujuan Visa, baik Visa Kunjungan maupun Visa Tinggal Terbatas (selain dari persyaratan biasa) terlampir di bawah ini :

1. Surat keterangan sehat yang berisi pernyataan bebas COVID-19 dalam bahasa Inggris yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang oleh pemerintah di negara asal;

2. Surat pernyataan dalam bahasa Inggris yang menyatakan bersedia menjalani karantina dan / atau perawatan atas biaya sendiri di fasilitas karantina atau fasilitas pelayanan kesehatan yang ditunjuk oleh pemerintah jika pemeriksaan PCR oleh otoritas kesehatan Indonesia di pintu masuk negara memberikan hasil positif. hasil (+), atau terdapat gejala klinis COVID -19 sesuai protokol kesehatan dan ketentuan perundang-undangan;

3. surat pernyataan kesediaan untuk dilakukan pemantauan kesehatan secara mandiri selama masa karantina atau isolasi sesuai dengan protokol kesehatan dan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan

4. Bukti kepemilikan asuransi kesehatan / asuransi perjalanan yang memuat pembiayaan kesehatan, dan / atau surat pernyataan kesediaan untuk membayar secara mandiri jika terkena COVID-19 selama berada di Indonesia.

Bagi pemohon visa kunjungan sebagaimana dimaksud diatas, selain memenuhi persyaratan, Penjamin harus melampirkan bukti ketersediaan dana minimal US $ 10.000 (sepuluh ribu US Dollar) atau yang setara dari lembaga keuangan atau bank di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan. kehidupan selama di Indonesia. Visa kunjungan dan visa tinggal terbatas sebagaimana dimaksud di atas dapat diterbitkan secara elektronik dalam bentuk e-Visa.

Kewajiban melampirkan bukti ketersediaan dana sebagaimana dimaksud di atas dikecualikan bagi tenaga medis dan bantuan pangan serta penunjang serta awak alat angkut.

Baca juga : Kemudahan Proses E-Litigasi di Indonesia

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *